Marak Kecelakaan di Tempat Wisata, Pengelola Objek Wisata di Kota Batu Diwajibkan Miliki Satu Ini

MALANGTIMES – Kejadian meninggalnya tiga pelajar di Coban Talun Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji beberapa saat lalu rupanya menjadi sebuah pukulan. 

Karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu memginginkan agar pengelola tempat wisata di Kota Batu untuk menggelar pelatihan dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). 

Beberapa kali memang tempat wisata di Kota Batu terjadi kecelakaan kepada pengunjung.

Sehingga perlu adanya pelatihan dasar K3 tidak hanya pengelola tapi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Batu juga.

Kasi Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kota Batu, Achmad Choirur Rochim mengatakan Kota Batu sebagai destinasi wisata tentunya harus memiliki dasar K3 untuk meminimalisir adanya kecelakaan di tempat wisata. 

“K3 sangat penting diberikan oleh pelerja disetiap tempat wisata. Untuk menghindari atau meminimalisir kecelakaan kerja itu,” kata Rochim

Materi dasar yang diberikan petugas meliputi pengetahuan dan kemampuan untuk memahami peraturan dan standar K3, prinsip dan konsep K3, hingga identifikasi bahaya ditempat kerja.

Lalu pengetahuan tentang penyebab terjadinya kecelakaan kerja, manajemen pencegahan kecelakaan di area kerja dan pemahaman sistem kontrol kerja.

“Dan pengenalan alat-alat apa saja dan yang harus ada untuk digunakan sebagai penunjang keselamatan kerja,” imbuhnya.

Ia menambahkan pentingnya K3 itu terkhusus di daerah wisata alam. 

Seperti terjadinya kecelakaan hingga memakan korban di Coban Talun beberapa saat lalu. 

“Saat terjadinya kecelakaan seperti itu, penting ada K3. Dan hal itu menjadi evaluasi bagi tempat-tempat wisata untuk segera mengadakan pelatihan K3 bagi petugasnya,” tutup Rochim, Selasa (5/2/2019).

Sumber : Kunjungi Sumber Berita

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *