1.800 Bidang Tanah Terkena Tol Probowangi

Probolinggo (wartabromo.com) – Tahapan pengerjaan proyek tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) mulai dilakukan sejak awal tahun. Setidaknya ada 1.800 bidang tanah terkena proyek strategis nasional (PSN) tersebut.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tol Probowangi, Agus Minarno menjelaskan, seksi Probolinggo berjarak 29,40 kilometer. Jarak ini terbentang dari Desa Suko, Kecamatan Maron, hingga Desa Bhinor, Kecamatan Paiton. “Saat ini, mulai masuk pengukuran untuk seksi 1, yaitu seksi Probolinggo,” ujarnya, Kamis (4/4/2019).

Untuk seksi 1 ini, kebutuhan lahannya sekitar 294 hektare, yang diketahui terdapat 1.800 bidang. Untuk pembebasannya, Kementerian PUPR menyiapkan dana sekitar Rp800 miliar. Jalan tol Probowangi untuk tahap pertama Maron-Paiton akan melintasi 38 desa di 7 kecamatan.

Selain lahan warga, proyek tersebut juga akan memakai lahan milik Perhutani sepanjang 6 sampai 7 kilometer. “Untuk komposisi penggunaan lahan, permukiman 10 persen, lahan sawah dan ladang 70 persen, dan sisanya 20 persen lahan milik pemerintah, termasuk milik Perhutani,” jelas Agus.

Pria kelahiran Pamekasan ini mengatakan, khusus untuk lahan Perhutani, pihak PPK tidak diwajibkan mengganti. Hanya reboisasi di lahan Perhutani lokasi lain. “Untuk lahan Perhutani, kami bebas memakainya. Kami hanya diwajibkan penghijauan,” tandas Agus. (cho/saw)

Sumber : Kunjungi Sumber Berita

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *